BEKATUL (RICE BRAN) YANG MENYEHATKAN

RICEBRAN-CENTER MITRA SEHAT ANDA SEPANJANGA MASA, MENYEDIAKAN BEKATUL KESEHATAN UNTUK SEMUA ORANG

Selasa, 24 Februari 2015

SEKILAS TENTANG BEKATUL/RICEBRAN

Begitu banyak pertanyaan tentang bekatul yang masuk ke email pribadi saya sampai-sampai saya jawabnya copas dari email satu ke email lainnya. Saya pikir sudah tambah banyak orang yang mengetahui tentang bekatul ini. Tetapi tentu dengan senang hati saya harus menjawab setiap pertanyaan yang diajukan kepada saya karena memang harus secara transparan jelas dan gamblang saya menyampaikan deskripsi tentang bekatul kesehatan yang saya tawarkan kepada masyarakat ini.

Terus terang saya agak kesulitan untuk menjelaskan kepada mereka yang belum mengetahui proses penggilingan padi mulai dari bentuk padi, menjadi gabah, kemudian digiling menjadi beras pecah kulit, dan akhirnya menjadi beras putih. Karena memang sebagian dari penanya belum pernah tahu apalagi berpikir bagaimana padi yang tadinya di sawah kemudian menjadi beras putih yang dijual di toko beras. Bahkan ada yang ekstrim bagaimana di Indonesia ada bekatul, beras saja kita impor kan bekatulnya ditinggal di negara pengekspornya dan lain sebagainya.

Banyak sudut pandang yang membuat pengetahuan tentang bekatul ini menjadi bias, ada juga orang yang tahunya bekatul itu hanya untuk pakan ayam, atau sapi. Memang banyak makanan di muka bumi ini yang dimakan manusia tetapi juga dimakan hewan. Contohnya daun kol dan wortel juga dimakan kelinci, tetapi tentu saja berbeda, mana yang dimakan manusia dan yang dimakan kelinci. Kol dan wortel yang dimakan kelinci tentu yang jelek mutunya dan yang bagus mutunya dimakan oleh orang yang memeliharanya, demikian pula yang terjadi pada bekatul.

Mungkin harus saya uraikan lagi agar lebih jelas seperti berikut ini :

Bekatul (rice bran) adalah :
Kulit ari beras yang dilepas dari beras sehingga beras tampak lebih putih dan menarik. Pada kulit ari beras inilah yang banyak mengandung vitamin B, protein, mineral dan zat gisi lainnya. Bekatul (rice bran) tidak dibuat oleh manusia tatapi terjadi secara alami di dalam buah padi (beras), jadi manusia tinggal mengambil dan memanfaatkan saja.

Berdasarkan penelitian para ahli bekatul/ricebran ini didapatkan kandungan sbb :
Vitamin (B1, B2, B3, B5, B6 dan tokoferol); Pangamic acid (Vit. B15);  Serat pangan (dietary fiber), serta mineral; Natrium; Kalium; Khlor yang terkandung dalam bekatul mudah diserap dan dikeluarkan; protein; mineral; lemak  atau  asam lemak esensial;  Phytosterosis;  Polyphenois; Phospholipids; Beta-sitosterol; Co-enzyme Q10; Omega 3 Fatty Acids; Omega 6 Fatty Acids dan Oteic Acid.

Sedangkan manfaat untuk kesehatan manusia adalah :
Untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit- penyakit degeneratif, antara lain:
Kencing manis; Tekanan Darah tinggi; Kolesterol tinggi; Pengapuran pembuluh darah; Serangan jantung karena penyumbatan; pembuluh darah; Gangguan aliran pembuluh darah jantung; Asma; Memperbaiki fungsi hati; Encok; masalah kejantanan; Gejala sering sakit kepala; Sering berdebar jantung; Rasa pegal otot; Gangguan pencernaan;dan lain-lain.
Pada jaman dahulu untuk mendapatkan bekatul dilakukan dengan cara menumbuk beras (menyosoh) dilumpang dengan menggunakan alat penumbuk yang terbuat dari kayu disebut alu. Beras yang ditumbuk kemudian ditampi dengan tampah (nyiru) untuk memisahkan antara beras, menir (beras pecah), dan bekatulnya.

Namun karena arus modernisasi kemudian lesung dan lumpang terdesak fungsinya dan akhirnya tidak difungsikan dan secara perlahan tetapi pasti lesung dan lumpang itu menghilang.

Bekatul bukan obat dan bukan suplemen tapi bekatul adalah makanan alami yang seharusnya dimakan manusia bersama-sama beras. Tuhan sudah menciptakan makanan buat makhluknya sedemikian sempurna berupa beras lengkap dengan kulit arinya agar sehat untuk dimakan. Namun apa daya manusia sengaja menghilangkan kulit ari beras yang disediakan Tuhan untuk manusia itu sehingga yang dimakan hanya berasnya saja yang banyak mengandung karbohidrat, yang tentunya kurang sehat untuk dikonsumsi.
Karena nasi putih yang kita konsumsi itu sangat kurang kandungan vitamin dan mineralnya maka kemudian demi kepentingan ekonomi, diciptakanlah vitamin sitetis guna melengkapi kekurangan vitamin dalam tubuh manusia. Akan tetapi tentunya yang namanya sintetis itu tentu selalu tidak lebih baik dengan yang alami.

RICEBRAN-CENTER mitra sehat anda sepanjang masa, berupaya untuk mengambil kembali secara selektif bekatul (rice bran) organik yang telah dilepas dari beras untuk dikonsumsi kembali secara terpisah dengan maksud agar vitamin dan kandungan mineral dan gizinya dapat kita konsumsi kembali guna mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit degeneratif.

RICEBRAN-CENTER mitra sehat anda sepanjang masa, memasyarakatkan kembali pemanfaatan bekatul (rice bran) organik yang selama ini disisihkan menjadi barang inferior, untuk dimanfaatkan kembali menjadi barang superior diatas makanan sintetis karena bekatul (rice bran) yang merupakan makanan alami lebih menjamin bagi kesehatan manusia.


RICEBRAN-CENTER mitra sehat anda sepanjang masa, hanya memproduksi dan menjual bekatul (rice bran) organik, artinya bekatul (rice bran) yang tidak terkontaminasi insektisida/herbisida dan logam berat serta tidak tercemar unsur kimia atau farmasi. Semoga penjelasan singkat ini sedikit menambah pengetahuan bagi klikers RICEBRAN-CENTER

Tidak ada komentar: