BEKATUL (RICE BRAN) YANG MENYEHATKAN

RICEBRAN-CENTER MITRA SEHAT ANDA SEPANJANGA MASA, MENYEDIAKAN BEKATUL KESEHATAN UNTUK SEMUA ORANG

Kamis, 07 Juli 2011

BEKATUL PENGGANTI SUPLEMEN

Ternyata masih banyak yang tidak mengetahui apa itu bekatul, pertanyaan banyak dilontarkan melalui chating di fb maupun sms juga ketika bertatap muka langsung, maklum karema mereka belum pernah melihat proses pengupasan padi menjadi beras jadi mereka tidak tahu katul itu apa. Semestinya katul langsung dikonsumsi bersama nasi karena bekatul adalah kulit ari beras.
Ini adalah beras pecah kulit yang masih di balut oleh kulit ari yang disebut bekatul. beras seperti ini masih banyak mengandung vitamin dan mineralnya  sehingga lebih sehat dikonsumsi dibandingkan dengan beras yang sudah diputihkan dengan mesin slep. Biasanya operator slep juga tidak penduli dengan kebersihan bekatul yang dihasilkan dari beras yang di slep ini sehingga penempatannya di sembarang tempat dan tidakditampung di tempat yang bersih dan higienis.
Padahal bekatul memiliki banyak khasiat untuk kesehatan manusia karena bekaatul banyak mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, B6 dan B15 disamping itu juga banyak mengandung mineral, protein dan lemak baik. dengan demikian jika beras asli ini sudah siambil/dibersihkan bekatulnya dengan sendirinya kandungan vitamin dan lainnya itu menjadi tidak ada lagi.
Bandingkan dengan warna beras yang sudah dihilangkan bekatulnya,  tampilannya jauh berbeda wajahnya lebih putih dan menarik, akan tetapi ditinjau dari segi kesehatannya kalah jauh dibanding dengan beras yang belum dihilangkan bekatulnya (kulit arinya). Ada pula yang menanyakan apakah bekatul itu sama dengan dedak, tentu saja tidak sama, dedak adalah campuran kulit padi (skam/brambut) yang lembut dengan sebagian bekatul. 
Kalau begitu logis kan jika kita perlu mengkonsi bekatul karena bekatul seharusnya dikonsumsi bersama beras. Jika demikian logikanya tentu tidak aneh lagi jika kita harus mengkonsumsi bekatul untuk perawatan kesehatan terutama untuk menjaga kadar kolesterol dan kadar gula darah. Disamping itu bekatul juga merupakan sumber mineral dan serat (dietary fiber) yang dapat memperlancar saluran pencernaan kandungan seratnya akan berpengaruh terhadap kadar kolesterol daran.

Dari hasil percobaan para ahli salah satunya adalah Dr. Muchsin Doewes di Departemen Farmalogi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo, bahwa vitamin B15 yang terdapat dalan bekatul lebih baik dibanding dengan vitamin B15 sintetis.

Tidak ada komentar: