Masyarakat awam termasuk saya sendiri mengira bahwa penyakit diabetes
mellitus (DM) itu disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang
manis atau yang mengandung karbohidrat tinggi. Ternyata sebenarnya penyakit diabetes atau awam
menyebutnya "sakit kencing manis" telah diketahui sejak 1500 SM,
hingga saat ini masih banyak orang yang tidak memahami penyakit tersebut. Salah
satunya adalah anggapan bahwa diabetes disebabkan hobi melahap makanan dan
minuman manis.
Memang penyakit Diabetes melitus itu adalah penyakit yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah namun sekali lagi makanan dan minuman manis bukan satu-satunya penyebab. Akan tetetapi hal ini terjadi karena tubuh kekurangan hormon insulin yaitu : suatu polipeptida yang mengandung dua rantai asam amino yang dihubungkan oleh jembatan disulfida. Insulin dibentuk di retikulum endoplasma sel β. Insulin kemudian dipindahkan ke aparatus golgi dalam granula-granula berlapis membran. Granula-granula ini bergerak ke dinding sel melalui suatu proses yang melibatkan mikrotubulus dan membran granula, mengeluarkan insulin ke eksterior melalui eksositosis. Insulin kemudian melintasi lamina basalis sel β serta kapiler dan endotel kapiler yang berpori mencapai aliran darah. Waktu paruh insulin dalam sirkulasi pada manusia adalah sekitar lima menit. Insulin berikatan dengan reseptor insulin lalu mengalami internalisasi (sumber : shvoog.com). Atau singkatnya zat yang diproduksi oleh kelenjar pankreas dan diperlukan untuk mengubah makanan menjadi energi.
"Kurang
olahraga, terlalu banyak duduk, dan pola makan yang salah merupakan penyebab
penyakit ini," bahkan menurut dr Rochismandoko, Sp PD, gaya hidup kurang
gerak merupakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya penyakit ini.
Demikian pula faktor nafsu makan berlebih dan kurangnya aktivitas fisik pada akhirnya akan menyebabkan kegemukan yang merupakan salah satu pencetus diabetes.
Demikian pula faktor nafsu makan berlebih dan kurangnya aktivitas fisik pada akhirnya akan menyebabkan kegemukan yang merupakan salah satu pencetus diabetes.
Meskipun telah diketahui bahwa makanan manis bukanlah penyebab utama diabetes, namun pengaturan pola makan merupakan pilar terpenting dalam pengendalian penyakit ini. Setiap penyandang diabetes harus mau belajar mengenali makanan yang menyebabkan gula darah menjadi tinggi dan harus berusaha menghindarinya.
Pengaturan pola makan itu dimaksudkan agar penderita DM tetap bisa mengonsumsi berbagai variasi makanan yang menyediakan zat gizi penting, tetapi kebutuhannya sesuai sehingga insulin dalam tubuh mencukupi.
Bagi para penderita diabetes harus menyiasati supaya tetap bisa makan makanan yang sama seperti orang lain, tetapi penting untuk mengawasi jumlahnya dan jenis makanannya. Namun jika kadar gula darah sudah terlalu tinggi, maka bukan hanya makanan mengandung gula dan karo hidrat tinggi yang perlu dihindari, melainkan juga harus menghindari makanan yang mengandung lemak dan garam tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar