BEKATUL (RICE BRAN) YANG MENYEHATKAN

RICEBRAN-CENTER MITRA SEHAT ANDA SEPANJANGA MASA, MENYEDIAKAN BEKATUL KESEHATAN UNTUK SEMUA ORANG

Minggu, 06 Juli 2014

MENGURANGI RISIKO STROKE DENGAN BEKATUL (RICE BRAN)



       
http://ricebran-center.blogspot.com
MITRA SEHAT ANDA SEPANJANG MASA


Seiring dengan meningkatkan kemakmuran masyarakat baik di desa maupun di kota banyak orang yang mempunyai kebiasaan untuk cenderung makan makanan yang enak-enak dan banyak mengandung lemak jenuh dan tidak memperhatikan kesehatannya. Lemak yang bisa menyebabkan stroke yang terkonsumsi tersebut bisa berasal dari hewan maupun tumbuhan.
Selain faktor gaya hidup, bahwa stroke pada usia muda ini juga bisa disebabkan oleh genetik. Kalau seorang ayah atau ibu sudah punya kecenderungan stroke, maka stroke bisa lebih cepat muncul pada anak-anaknya. Untuk meminimalikan faktor risiko genetik ini, maka orang yang berpotensi terserang stroke sebaiknya segera diarahkan untuk menjalani pola hidup sehat dan saat ini sudah tersedia bahwa bekatul (rice bran) sangat efektif untuk meninimalkan kolesterol.

"Stroke ini merupakan penyakit yang jelas polanya dan tiap orang sebenarnya mempunyai potensi terkena stroke. Untuk mengantisipasi risiko stroke caranya yaitu mengubah pola hidup, kurangi garam, hindari makanan berlemak, daging merah, perbanyak makan sayur, buah dan minum air putih serta mengkonsumsi bekatul (rice bran) setiap hari secara rutin dan tertib dalam waktu tak terbatas.

Penyakit stroke memang tidak terjadi dalam hitungan hari tapi bisa mencapai hitungan puluhan tahun baru terdeteksi ketika seseorang telah mengalami serangan akibat penyumbatan saluran pembuluh darah akibat endapan yang terbentuk dari kadar kolesterol yang berlebihan.
Jumlah kolesterol dalam label gizi sebenarnya mengacu pada diet kolesterol, dimana hanya ada satu hal dalam makanan yang bisa membuat kadar kolesterol anda meningkat. Pada diet kolesterol, lemak jenuh yang ditemukan dalam bekatul (rice bran) tentu sangat membantu upaya untuk mengantisipasi terjadinya stroke.

Data yang dirilis oleh Yayasan Stroke Indonesia sungguh membuat kita merinding dan miris. Dinyatakan bahwa :
    Kasus stroke di Indonesia yang terdeteksi setelah tahun 2000  menunjukkan kecenderungan terus meningkat dari tahun ke tahun.
     Pada tahun 2004, beberapa penelitian di sejumlah rumah sakit menemukan pasien rawat inap yang disebabkan stroke berjumlah 23.636 orang.
   Tahun 2007 berhasil mendata kasus stroke di wilayah perkotaan di 33 provinsi dan 440 kabupaten. Riskesdas tahun 2007 ini berhasil mengumpulkan sebanyak 258.366 sampel rumah tangga perkotaan dan 987.205 sampel anggota rumah tangga untuk pengukuran berbagai variabel kesehatan masyarakat. Hasilnya, stroke merupakan pembunuh utama di antara penyakit-penyakit noninfeksi di kalangan penduduk perkotaan.
     Konferensi Stroke Internasional yang diadakan di Wina, Austria, tahun 2008 pun mengungkap terus meningkatnya kasus stroke di kawasan Asia akibat berubahnya gaya hidup masyarakat.

BEKATUL-CENTER berpesan : konsumsilah bekatul (rice bran) karena sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh manusia, dan kandungan gizi tingginya sangat layak dikonsumsi manusia karena mengandung protein, mineral, lemak tak jenuh (asam lemak esensial), Pytosterois, Polyphenois, Beta-Sitosterol, Co-Enzyme Q10, Omega 3 Fatty Acids, Omega 6 Fatty Acids, dan Oleic Acid, vitamin B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15/Vital Antioksidan), Vitamin E complex (Tocopherois, Tocotrienois, Gamma-Oryzanol, serat pencernaan (dietary fibres), serta nutrisi penting lain yang memiliki khasiat luar biasa.
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar: